SATUSPORT – Dean Huijsen mendapat hukuman satu pertandingan setelah menerima kartu merah langsung saat Real Madrid menghadapi Atletico Madrid.
Bek tengah Real Madrid itu diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone. Huijsen menjadi pemain terakhir yang berada di antara Simeone dan gawang ketika insiden tersebut terjadi.
Huijsen menarik lengan penyerang Atletico Madrid itu untuk menghentikan pergerakannya. Wasit kemudian langsung memberikan kartu merah.
Meski demikian, pelanggaran tersebut tidak masuk kategori tindakan keras. Karena itu, Huijsen hanya menjalani larangan bermain selama satu pertandingan.
Dean Huijsen Hanya Absen Lawan Villarreal
Hukuman tersebut membuat Huijsen dipastikan absen ketika Real Madrid menghadapi Villarreal setelah jeda internasional.
Absennya sang bek tetap menjadi kehilangan bagi Real Madrid. Villarreal mulai memperlihatkan perkembangan setelah menjalani awal musim yang belum maksimal.
Pertandingan melawan Villarreal juga kerap menjadi tantangan bagi Los Blancos. Karena itu, absennya Huijsen dapat memengaruhi pilihan di lini pertahanan.
Meski begitu, hukuman satu laga menjadi kabar relatif positif bagi Real Madrid. Tim masih dapat kembali menggunakan jasa Huijsen setelah pertandingan tersebut.
Kartu Merah Jadi Evaluasi Huijsen
Insiden melawan Atletico Madrid menjadi pelajaran penting bagi Huijsen. Sebagai pemain terakhir di lini pertahanan, ia perlu lebih cermat dalam mengambil keputusan ketika menghadapi situasi berbahaya.
Huijsen memang berhasil menghentikan pergerakan Simeone. Namun, tindakannya juga membawa konsekuensi besar karena dilakukan saat ia menjadi pemain terakhir.
Situasi serupa disebut sudah beberapa kali terjadi dalam perjalanan karier Huijsen. Karena itu, kemampuan mengambil keputusan menjadi salah satu aspek yang perlu terus ia perbaiki.
Sebagai bek muda, Huijsen telah mendapatkan kepercayaan besar. Namun, konsistensi dalam menjaga konsentrasi akan menjadi bagian penting dalam perkembangannya di level tertinggi.
Mourinho Bisa Membantu Perkembangan Huijsen
Kehadiran Jose Mourinho juga disebut dapat berperan dalam proses perkembangan Huijsen. Mourinho memberikan perhatian terhadap sang bek dan memiliki kesempatan untuk membantunya meningkatkan kemampuan bermain sekaligus kedisiplinan.
Perkembangan Huijsen tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bertahan. Ia juga harus mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan agar tidak melakukan kesalahan yang dapat mengubah situasi bagi tim.
Setelah menjalani hukuman saat menghadapi Villarreal, Huijsen berpeluang kembali memperkuat Real Madrid pada pertandingan berikutnya.
Performa setelah kembali dari skorsing akan menjadi kesempatan bagi Huijsen untuk menunjukkan respons terhadap kesalahan yang terjadi. Proses tersebut akan menjadi bagian penting dalam perjalanan perkembangannya bersama Real Madrid sepanjang musim.
(ris/rey)
































